Di Indonesia pada umumnya dan Kabupaten HSS pada khususnya memiliki kondisi geografis yang luas,ketergantungan pada impor bahan pangan serta iklim yang berubah-ubah. Hal ini tetntunya sangat mempengaruhi produksi untuk ketersediaan pangan pokok. Fluktuasi harga pangan pokok juga seringkali sulit diprediksi, oleh karena itu, analisis menggunakan CV sangat relevan untuk mengidentifikasi pola fluktuasi harga, serta membantu pembuat kebijakan dan pelaku pasar dalam merancang strategi untuk mengatasi masalah ketahanan pangan dan inflasi.
Koefisien varian harga pangan pokok adalah koefisien variasi harga pangan pokok yang menggambarkan stabilitas harga pangan pokok di tingkat konsumen. Semakin kecil angka yang dihasilkan maka semakin stabil pula harga komoditas tersebut. Analisis ini dijadikan sebagai pengukuran terhadap fluktuasi (kenaikan atau penurunan) harga di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
Analisis koefisien varians harga pangan pokok bertujuan untuk:
• Mengetahui tingkat fluktuasi harga pangan pokok di pasar.
• Menilai stabilitas harga pangan pokok dalam periode tertentu.
• Memberikan wawasan kepada pemerintah dan pihak terkait untuk merencanakan kebijakan pengendalian harga pangan yang lebih efektif.
• Mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan fluktuasi harga yang signifikan.
Dengan memahami tingkat ketidakpastian harga pangan pokok, pemerintah dapat merancang kebijakan yang lebih tepat untuk menjaga kestabilan harga, mencegah inflasi pangan, dan menjaga daya beli masyarakat.
Metode Analisis Koefisien Varian
Untuk mengukur sejauh mana fluktuasi harga pangan pokok, salah satu pendekatan yang digunakan adalah dengan menghitung koefisien varians (CV). Koefisien varians adalah suatu ukuran statistik yang digunakan untuk mengetahui sejauh mana variabilitas atau ketidakpastian harga suatu barang dibandingkan dengan rata-rata harga. Dalam hal ini, CV dapat digunakan untuk menggambarkan tingkat fluktuasi harga pangan pokok.
Secara matematis, koefisien varian dihitung dengan rumus:
σ
CV = ----------- x 100
µ
Dimana:
• σ adalah deviasi standar (standar deviasi) harga pangan pokok.
• µ adalah rata-rata harga pangan pokok dalam periode yang dianalisis.